Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Kesehatan68259 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/y7ouslyq3.html
Artikel Terkait
Ratu Sofya Akui Tak Nyaman Adegan Panas 'Dosa'
KesehatanReza Aditya membantah pernyataan Ratu Sofya yang mengaku dipaksa menjalani adegan seksual dalam sebuah proyek film. Dalam podcast beberapa waktu lalu, Ratu Sofya mengaku tidak nyaman dengan adegan tersebut dan merasa ada unsur paksaan....
Baca SelengkapnyaPPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
KesehatanKetua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Ir. Yani Yuhani Panigoro menyatakan optimisme sekaligus catatan penting dalam upaya pemberantasan TBC di Indonesia....
Baca SelengkapnyaBPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
KesehatanBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) justru menemukan fakta sebaliknya melalui temuan terbaru, di mana sejumlah produk yang dijual sebagai obat herbal ternyata mengandung bahan kimia obat keras yang berbahaya bagi tubuh. BPOM menemukan 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) yang terbukti mengandung bahan berbahaya, menjadi perhatian serius karena produk-produk tersebut beredar luas dengan klaim mampu memberikan hasil cepat atau efek "cespleng" yang sering dicari masyarakat....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Artikel Terbaru
Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Tautan Sahabat
- Menhub: 1.058 Kecelakaan Kereta di Perlintasan dalam 3 Tahun
- 400 Pegawai BUMN Ber-IQ Tinggi Ditempa TNI
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- DPR Desak Proyek Double Track Dipercepat Tanpa Tunggu KNKT
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
- IHSG Anjlok 2 Persen ke Level 5.969
- BTN Cetak Laba Rp1,16 Triliun, Tumbuh 55,8 Persen
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit