Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hikmah261 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/y3zyfpf04.html
Artikel Terkait
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
HikmahApple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan sensor sidik jari di Apple Watch karena masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat. Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaJorge Jesus Tinggalkan Al Nassr, Ronaldo Dapat Pelatih Baru?
HikmahJorge Jesus dikabarkan merasa siklus kariernya di Al Nassr telah berakhir dan siap hengkang pada akhir musim ini. Jika pelatih berusia 71 tahun itu benar-benar pergi, Cristiano Ronaldo dan rekan setimnya berpotensi kembali memiliki pelatih baru di tengah ambisi klub untuk terus mendominasi sepak bola Arab Saudi....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaInter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
HikmahParis Saint Germain (PSG) memastikan gelar juara Ligue 1 musim 2025/2026 meskipun masih menyisakan satu pertandingan, dengan perolehan poin yang tak terkejar oleh pesaing. Hasil ini menjadi modal apik bagi tim asuhan Luis Enrique menyongsong partai final Liga Champions melawan Arsenal....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
- Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
- Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
- Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
Artikel Terbaru
Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahirkan Dua Juara Baru
Bournemouth vs Manchester City Berebut Nasib di Jalur Berbeda
Pep Guardiola Sindir Arsenal Usai Man City Juara Piala FA
Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
Super League 2026/2027: 16 Tim Pasti, Persis vs Madura United Berebut Satu
Tautan Sahabat
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur