Lokasi: Bisnis >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Bisnis3952 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xwtdojdd0.html
Artikel Terkait
De Zerbi Targetkan Kemenangan Spurs di Stamford Bridge
BisnisTottenham membutuhkan lebih dari sekadar taktik untuk meraih kemenangan di sisa dua pertandingan musim ini, termasuk saat bertandang ke markas Roberto de Zerbi yang tahu betul betapa sulitnya mengalahkan Chelsea di Stamford Bridge. Bayangkan saja, dari 35 kunjungan terakhir Spurs ke Stamford Bridge dalam pertandingan, hanya satu kemenangan yang diraih pada April 2018 di bawah asuhan Pochettino yang kemudian menjadi pelatih Chelsea....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPrabowo Serahkan 6 Rafale dan Radar GCI ke TNI AU
BisnisPresiden secara resmi menyerahkan dua unit pesawat tempur Rafale, satu unit pesawat angkut berat A400M MRTT, dan satu unit Radar GCI GM403 kepada TNI Angkatan Udara dalam sebuah acara khidmat di Apron Pandawa, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin (18/5/2026). Pelepasan tirai logo Skadron Udara 12 menjadi momen penting yang menandai resmi beroperasinya unit pesawat tempur tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaBPK Tegaskan Kewenangan Hitung Kerugian Negara
BisnisJaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menegaskan metode penghitungan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan komputer harus sesuai aturan. Pernyataan itu disampaikan Febrie saat menyoroti metode audit yang digunakan auditor dalam perkara tersebut....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Kalteng 2026
- Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
- 36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994
- Terdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- Kemendikdasmen: SE 7/2026 Tidak Pecat Guru Non-ASN
Artikel Terbaru
Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
Majelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
Rafale dan Radar GM403 TNI AU Terparkir di Halim
50 Ucapan Ultah Romantis & Lucu untuk Pacar
Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
Kemenag Prediksi Idul Adha 27 Mei 2026, Hilal Terlihat
Tautan Sahabat
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak