Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita468 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xor1cug7w.html
Artikel Terkait
Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
BeritaJames Taylor, Kepala Riset JLL, menyatakan permintaan ruang perkantoran pada kuartal pertama lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini mencerminkan kepercayaan berkelanjutan di pasar sewa perkantoran Indonesia....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
BeritaPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang telah mencapai level Rp17. 600 diprediksi akan berdampak langsung pada kenaikan biaya hidup hingga ke tingkat desa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
BeritaPresiden Prabowo Subianto berseloroh menanyakan nilai tukar rupiah kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai acara serah terima Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) di lingkungan TNI. Momen ringan tersebut terjadi saat Prabowo berpamitan dan menyalami para menteri satu per satu, termasuk Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
Artikel Terbaru
Fiersa Besari Minta Snack dan Buah untuk Riders Konser
ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
Audrey Bianca Stop Nasi Putih Demi Miss World 2026
Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
Tautan Sahabat
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi