Lokasi: Travel >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Travel54264 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xjmcxt8rr.html
Artikel Terkait
Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
TravelApple menghadirkan iklan berbayar di aplikasi Apple Maps melalui pembaruan iOS 26. 5 dengan fitur baru bernama Suggested Places....
【Travel】
Baca Selengkapnya3 Insiden Penyerangan Usai Persija Vs Persib, Pemain Terluka
TravelPersib Bandung meraih kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta, namun sejumlah insiden penyerangan terhadap bobotoh dan skuad Maung Bandung dilaporkan terjadi di beberapa daerah setelah pertandingan. TribunJakarta....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPolda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika
TravelKepolisian mengamankan empat warga negara asing asal China serta satu warga negara Indonesia dalam operasi pengungkapan kasus narkotika di dua lokasi berbeda. Kelima tersangka yang diamankan masing-masing berinisial GY (40), LY (38), LZ (40), YJ (43), dan A (47)....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rian/Rahmat Kalah dari Unggulan Jepang di Malaysia Masters
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- Prakiraan Cuaca Depok: Hujan Ringan Siang-Sore
- Cekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak
- 3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Akibat Korsleting
Artikel Terbaru
Igor Tolic Sebut Gol Dramatis Bukti Persib Siap Hattrick
Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
Polisi Amankan 3 Pemuda Curi Kabel di Pademangan
Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 15 Mei 2026
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
Tautan Sahabat
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Prabowo Terbitkan PP BUMN Ekspor Tunggal Berantas Underinvoicing
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Prabowo Targetkan Pendapatan Negara 12,40 Persen PDB 2027
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir