Lokasi: Berita >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita186 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 10 jalur penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur-jalur tersebut meliputi Tahfidz/Qiro'atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, UM-PTKIN, dan Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 10 jalur penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur-jalur tersebut meliputi Tahfidz/Qiro'atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, UM-PTKIN, dan Computer Based Test (CBT).
Jalur Tahfidz/Qiro'atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa dengan hafalan Al-Qur'an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro'atul Kutub. Sementara itu, Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa berprestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (Kota/Kabupaten). Jalur Disabilitas dirancang khusus bagi penyandang disabilitas dengan potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, mengedepankan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan aksesibilitas selama seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama menargetkan calon mahasiswa berkomitmen pada nilai-nilai toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring individu yang mampu berkontribusi memperkuat kehidupan beragama inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman rahmatan lil 'alamin di lingkungan akademik. Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa, baik dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xb82dr3ca.html
Artikel Terkait
Konten TikTok Hoho Alkaf Picu Pembakaran Mobil Kades
BeritaRP ditangkap di wilayah Kecamatan Mandiraja pada Jumat (15/5/2026) pukul 04. 00 WIB karena membakar konten Kades Hoho....
【Berita】
Baca Selengkapnya3 Lansia Dipukuli dalam Perampokan Toko Emas Wonokromo
BeritaTiga lansia di Kota Malang menjadi korban penganiayaan dan pencurian oleh seorang pelaku yang masuk dengan menjebol atap genteng rumah. Ketiga korban adalah UW (62), TA (62), dan TSG (70)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaProgram MBG Target Kurangi Ketimpangan Nutrisi Desa
BeritaDr. H....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lille Finis Peringkat 3, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- WN Filipina Ditahan Imigrasi Usai Palsukan e-KTP untuk Paspor
- Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
- BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
Artikel Terbaru
PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
Demo Massa Desak Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Mundur
Prakiraan Cuaca Sorong Kamis Berawan di Semua Distrik
Aktivis Sulsel Ditangkap Israel, Buang Ponsel ke Laut
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Polisi Cari Nayla, Mempelai Wanita Hilang Sebelum Akad Nikah
Tautan Sahabat
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus