Lokasi: Berita >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Berita49 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/x2spv197e.html
Artikel Terkait
China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
BeritaPersaingan perdagangan global antara Amerika Serikat dan Tiongkok semakin sengit dengan kedua negara berlomba memperluas jaringan mitra dagang ke berbagai kawasan dunia, mulai dari Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika Latin. Di tengah ketegangan geopolitik dan perang tarif yang kerap memanas, muncul pertanyaan besar mengenai negara mana yang sebenarnya lebih banyak menjalin hubungan dagang dengan negara lain....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
BeritaRisiko penularan Hantavirus antarmanusia memang tergolong rendah, namun kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama. Ahli Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS), Prof....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
BeritaKetua YPBLC, Julian Bongsoikrama, menyatakan kegiatan sosial tersebut menjadi ruang berbagi sekaligus sarana membangun karakter dan kreativitas anak. "Kampus dan yayasan bukan hanya ruang akademik, tetapi juga tempat di mana kita mengasah kreativitas, keberanian tampil, dan kemampuan berkolaborasi untuk tujuan mulia kemanusiaan," ujar Julian dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Artikel Terbaru
Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tautan Sahabat
- Rusia Tuduh Ukraina Siapkan Serangan Drone dari Baltik
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
- Putin Sambut Santai Menlu China, Rusia Tetap Teman Lama
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem