Lokasi: Hikmah >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Hikmah456 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wrx76jac2.html
Artikel Terkait
Red Flag MotoGP Catalunya: Kecelakaan Horor Marquez-Acosta
HikmahKecelakaan terjadi saat Alex Marquez yang berada di belakang mengalami kesulitan menghindar dan terjadi senggolan. Alex Marquez kemudian membanting motornya ke sisi kanan lintasan, namun ia tidak bisa mengendalikan kuda besinya hingga terlempar....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMuhadjir Effendy Diperiksa KPK 2 Jam Kasus Haji
HikmahMuhadjir Effendy menjalani pemeriksaan selama kurang lebih dua jam di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin petang. Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu memilih irit bicara terkait substansi pemeriksaannya saat keluar dari gedung....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMUI Kecam Penangkapan Aktivis Republika di Kapal Flotilla
HikmahMajelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras penangkapan seorang aktivis kemanusiaan yang juga wartawan Republika oleh tentara Israel. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden yang dilaporkan terjadi di wilayah konflik tersebut....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
- DPR Semprot Gubernur BI soal Pernyataan Rupiah Stabil
- Terdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
- Dirut Terra Drone Minta Hukuman Ringan, Klaim Damai dengan Korban
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- Prabowo Diminta Hidayat Lobi Trump Bebaskan 5 WNI
Artikel Terbaru
Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
KPK Rilis Harta Prabowo Rp2 Triliun, Nihil Utang
Biaya Kuliah S1 UMM 2026: Komponen dan Sistem Bayar
Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
BNPB Peringatkan Warga Waspada Bencana Musim Pancaroba
Tautan Sahabat
- Menteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC
- 9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
- Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas
- Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
- Sidang Isbat Idul Adha 2026: Ini Jadwal Kemenag
- 75 Link Twibbon Harkitnas 2026 dan Cara Unggah
- Menhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
- KPK Periksa Dua Bos Perusahaan Terkait Kredit Macet LPEI
- Komnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati