Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Berita544 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wpz8ra8ph.html
Artikel Terkait
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
BeritaWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIHSG Menguat ke 6.167, LQ45 dan KOMPAS100 Hijau
BeritaIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,19 persen atau bertambah 72,34 poin ke level 6. 167,279 pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026 pukul 15:49 WIB....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
BeritaPT Pupuk Indonesia (Persero) memperkuat distribusi pupuk nasional menyusul lonjakan penebusan pupuk subsidi yang signifikan. Kenaikan tersebut didorong oleh penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen mulai Oktober 2025, penyederhanaan tata kelola distribusi berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025, serta faktor musim hujan yang lebih panjang di berbagai wilayah pertanian....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Bahlil Dorong Kesetaraan dan Percepat Izin di Migas
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- Pasar Eropa dan Amerika Incaran Ekspor Produk Kreatif
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Prabowo Paparkan Target Ekonomi 2027 untuk Kesejahteraan Rakyat
Artikel Terbaru
Elang Gibran Gabung Elemen Gonjiam di 402 Rumah Sakit Angker
Dolar Menguat, Harga Suku Cadang Otomotif Naik 20 Persen
Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
Sorgum Didorong Perkuat Transisi Energi Lewat Biomassa
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
Tautan Sahabat
- Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
- Ikan Pelestarian Wonogiri Ludes Ditangkap Warga
- Kereta Jaka Tingkir Anjlok, Ratusan Penumpang Terlambat
- Perampok Todong Toko Emas Wonokromo, 3 Lansia Terluka
- Ditjen Imigrasi Usulkan Kantor Imigrasi di Toraja Utara
- LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
- Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
- Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim
- Harga Oli Blora Naik, Pengusaha Tempe Blora Tertekan