Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita347 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wp9ug1adt.html
Artikel Terkait
Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
BeritaSandy Walsh menjadi bintang kemenangan telak Buriram United atas Ayutthaya United dengan skor 5-0 di semifinal Piala FA Thailand 2025/2026 pada Minggu (17/05/2026) di Stadion PAT, Bangkok. Bek Timnas Indonesia itu mencetak dua gol dan dinobatkan sebagai pemain terbaik....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
BeritaPerdana Menteri Jepang, Takaichi, pada 18 Mei 2026 menyatakan pemerintah akan menyiapkan langkah pengurangan beban masyarakat, termasuk dukungan untuk tarif listrik dan gas. PM Takaichi menyebut pemerintah telah meminta pejabat untuk mempertimbangkan langkah pendanaan, termasuk kemungkinan penyusunan anggaran baru....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
BeritaPada Kamis (21/5/2026), seluruh aktivis dan relawan akhirnya dibebaskan dan diterbangkan ke Bandara Istanbul, Turki, melalui tiga penerbangan Turkish Airlines. Dilansir dari media Turki, Anadolu Agency, sejumlah aktivis menceritakan pengalaman mereka selama masa penahanan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
Artikel Terbaru
3 Remaja Dibacok di Kotabaru Jogja, 3 Pelaku Ditangkap
Pipa Gas Raksasa China-Rusia Power of Siberia 2 Dibahas
Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Terra Drone Jepang Akui Salah Kelola Baterai Bekas
Tautan Sahabat
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar