Lokasi: Hiburan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Hiburan973 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wp89m99j1.html
Artikel Terkait
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
HiburanPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaPolisi Dalami Asal Senpi Tersangka Pembegalan di Jakarta
HiburanDirektur Reserse Kriminal Umum menyatakan pihaknya tengah melakukan pendalaman terkait sumber perolehan barang bukti dalam kasus yang ditangani. Penyidik saat ini sedang menelusuri jaringan yang kemungkinan terlibat dalam penyediaan barang tersebut....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Depok: Hujan Ringan Siang-Sore
HiburanCuaca di berbagai wilayah Indonesia kembali stabil pada Rabu (13/5/2026) malam dengan kondisi cerah mendominasi. Kelembapan udara di daerah ini berkisar antara 64 hingga 97 persen, menciptakan suasana yang nyaman bagi aktivitas masyarakat....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Cuaca Malang dan Batu Besok, Hujan Siang-Malam
- Pencuri Rumah Kosong di Pamulang Tangsel Diringkus Polisi
- Kapolda Metro Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
- Arema FC Kunci Posisi 10 Besar Usai Bantai PSIM 3-1
- Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
Artikel Terbaru
Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir
Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
Satpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
Dokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Polisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
Tautan Sahabat
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil