Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran SPMB Jakarta 2026 SD-SMA Dibuka
Kesehatan42375 Dilihat
RingkasanProses pendaftaran sekolah kini dilakukan secara daring melalui laman CMB/Orang Tua/Wall dengan tahapan yang meliputi pengajuan akun, verifikasi Kartu Keluarga (KK), pengisian data diri, hingga unggah dokumen persyaratan. Setelah seluruh data berhasil diunggah, tim sekolah akan melakukan proses verifikasi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wlbaphd2k.html
Artikel Terkait
Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
KesehatanSeorang jurnalis disebut-sebut sebagai penyebab Brigitte Macron diduga menampar suaminya, Presiden Prancis Emmanuel Macron. Jurnalis itu mengklaim bahwa percakapan dengan Golshifteh Farahani menyebabkan Macron ditampar istrinya di Hanoi, Vietnam pada Mei 2025 lalu....
Baca SelengkapnyaPramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
KesehatanPramono Anung mengungkapkan Gini Ratio atau ketimpangan kaya-miskin di Jakarta masih tinggi karena hampir semua orang kaya di Indonesia tercatat membayar pajak di ibu kota. Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta di Plaza Festival, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026)....
Baca SelengkapnyaPencuri Rumah Kosong di Pamulang Tangsel Diringkus Polisi
KesehatanSeorang pria berinisial MR kini mendekam di balik jeruji besi setelah terbukti melakukan aksi pencurian di Perumahan Lereng Indah pada 25 April 2026. Kapolsek Pamulang, Kompol Galuh menyatakan pihaknya berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku beserta barang bukti berupa satu unit laptop merek ASUS milik korban dalam keterangannya pada Selasa (19/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Umuh Muchtar Peringatkan Pemain Persib soal Tanda Bahaya
- AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai 2 Grogol
- Brimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- Polisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
Artikel Terbaru
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri Naik Pangkat Komjen
Polisi Ungkap Motif Penyekapan di Showroom Cakung karena Utang Cicilan
Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
Niko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
Tautan Sahabat
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus