Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Pendidikan9 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/welkperbb.html
Artikel Terkait
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
PendidikanGoogle menghapus sejumlah fitur kesehatan dan kebugaran dari aplikasi Google Fit berdasarkan laporan 9to5Google yang dipublikasikan pada 7 Mei 2026. Perubahan ini mencakup fitur tidur, kebugaran, kesehatan, hingga fitur sosial yang selama ini tersedia di aplikasi....
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
PendidikanDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
Baca SelengkapnyaEl Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
PendidikanKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Israel Rencanakan Serangan Baru ke Iran
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Artikel Terbaru
Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Tautan Sahabat
- Karpet Merah Tambang, Jalan Sunyi Korporasi Sawit
- Kasus Kekerasan Magang dan KKN Bisa Diproses Satgas
- Pengadilan Militer Buka Suara soal 3 Hakim Andrie Yunus
- Menkomdigi: 3,4 Juta Situs Judi Diblokir, Dana Turun 30 Persen
- BNN Tanggapi Lagu Satire, Bongkar Narkoba Labuan Batu
- KPK Periksa Dua Bos Perusahaan Terkait Kredit Macet LPEI
- Prabowo ke Buruh: Jangan Minta Terus, Pengusaha Juga Bayar Kredit
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
- BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
- Kekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan