Lokasi: Teknologi >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Teknologi31 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wejlcjfl3.html
Artikel Terkait
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
TeknologiSurvei terbaru yang dipublikasikan CNET pada 12 Mei 2026 menunjukkan hanya 13 persen pemilik smartphone yang tertarik mengganti perangkat mereka. Angka tersebut sedikit lebih tinggi untuk pengguna Apple iPhone....
Baca SelengkapnyaKiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
TeknologiPimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) berinisial JYD ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan terhadap santri di Kabupaten Ponorogo. Polres Ponorogo menetapkan status tersangka setelah mengantongi dua alat bukti dan pengakuan korban serta pelaku....
Baca SelengkapnyaDesa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
TeknologiDesa Kemudo mendirikan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah yang memiliki misi utama mengurangi jumlah sampah yang akan dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Limbah yang sudah dipilah kemudian disalurkan ke pihak ketiga untuk diolah kembali....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
- KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
- Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Awal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
Artikel Terbaru
Digiland Run 2026 Hadirkan Half Marathon 21K Ramah Lingkungan
99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
Prakiraan Cuaca Sulsel 19 Mei 2026: Mayoritas Hujan
Ayah di Bandung Sekap Anak dan Ancam Bakar Rumah
Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
Prakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana-Fakfak Hujan Malam
Tautan Sahabat
- Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
- Kekerasan Daycare di 5 Kota, 103 Anak Terdampak di Jogja
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
- Sertu MD Buronan Pencabulan Anak SD Ditangkap Saat Lari ke Hutan
- Peringatan Dini Hujan: Jawa Barat Waspada, Maluku Siaga
- Pelaku Pembakaran Mobil Kades Terancam 9 Tahun Penjara
- BMKG: Waspada Hujan Petir Guyur Pekanbaru 14 Mei 2026
- Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
- Polisi Geledah Ponpes Ponorogo Usai Pimpinan Tersangka Pencabulan
- Prakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan