Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Pendidikan669 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vxan6zytp.html
Artikel Terkait
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
PendidikanLatihan Dasar Kepemimpinan (LDK) 5. 0 yang digelar oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman sukses mempertemukan puluhan mahasiswa Indonesia dari berbagai kota di Jerman....
Baca SelengkapnyaIndonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
PendidikanIndonesia mengecam keras kelumpuhan sistem multilateral global yang dinilai sudah tidak bertaji dan justru menjadi korban pelanggaran oleh negara-negara berpengaruh. Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, menyampaikan kritik tajam tersebut dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
Baca Selengkapnya13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
PendidikanPenumpang kapal dari sedikitnya 13 negara kini dipantau untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. WHO melalui Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan ancaman kesehatan masyarakat akibat wabah tersebut masih tergolong rendah....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- Messi 12 Gol di MLS 2026, Tempel Ketat Puncak Top Skor
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
Artikel Terbaru
Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
iCloud+ Dapatkan Fitur Hide My Email Lebih Praktis
Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
Tautan Sahabat
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
- Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
- Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
- Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
- 80 Link Twibbon Harkitnas 2026 & Cara Unggah di Medsos
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Platform Social Gaming Marak, Industri Hiburan Bidik Interaksi