Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jatim 2026 Dibuka, Begini Cara Isi Nilai Rapor
Kesehatan26 Dilihat
RingkasanSPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai. Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-Jatim-2026-di-httpsspmbjatimnet-untuk-pendaftaran-SMASMK-se-Jawa-Timur.jpg)
SPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai.
Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor.spmb.jatimprov.go.id menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan akun sekolah. Jika sekolah belum memiliki username dan password, petugas dapat menghubungi cabang dinas pendidikan setempat.
Tata cara login meliputi: buka laman rapor.spmb.jatimprov.go.id, masukkan username dan password lalu klik "Masuk", setelah login isi nama kepala sekolah, email kepala sekolah, NIP kepala sekolah, password lama, password baru, dan konfirmasi password baru. Setelah masuk ke dashboard, cek menu "Data Siswa" untuk memverifikasi jumlah siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vviwo2mun.html
Artikel Terkait
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
KesehatanMesin mobil tiba-tiba mengalami overheat di tengah kemacetan panjang bisa menjadi mimpi buruk bagi pengendara. Ardy Alam, CEO PT Digital Otomotif Indonesia (Garasi....
Baca SelengkapnyaPenumpang Motor Tewas Terlindas Truk Kabur di Depok
KesehatanKecelakaan maut terjadi di Kelurahan Bojong Sari Baru ketika seorang pengendara motor berinisial M tewas setelah terlibat benturan dengan sebuah truk yang melarikan diri. Kepolisian menyebut saksi dan korban awalnya berkendara dari arah selatan menuju utara pada lajur sebelah kiri yang searah dengan truk yang melaju di lajur kanan di belakangnya....
Baca SelengkapnyaIWDF 2026 Jakarta, Ribuan Penari Ramaikan Festival Tari
KesehatanDinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan festival budaya berskala internasional bertajuk IWDF 2026 dengan menggandeng Yayasan Rosmala Sari Dewi sebagai mitra pelaksana. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 80 sanggar serta komunitas dari berbagai daerah....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wardatina Mawa Bantah Video Syur, Kuasa Hukum Beri Komentar
- Dokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
- Polisi Limpahkan Berkas Kecelakaan Kereta Bekasi
- Polisi Amankan 3 Pemuda Curi Kabel di Pademangan
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari JakTim
Artikel Terbaru
Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
Ayah di Tambun Cabuli Anak, Modus Edukasi Seksual
Polda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika
TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
Baruna Elpamas Meriahkan Konser Mahabbah Allah Pakem 9
Remaja Bekasi Dikeroyok Salah Sasaran, Pelaku Masih Buron
Tautan Sahabat
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan