Lokasi: Pendidikan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Pendidikan31 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vu7oco9qw.html
Artikel Terkait
Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi
PendidikanAl Hilal harus memenangkan pertandingan melawan Al Feiha sebagai syarat pertama untuk menjadi juara Liga Arab Saudi musim ini, sementara Al Nassr mengalami kekalahan dari Damac FC. Dalam momen tegang menuju penentuan tim yang berhak menjadi juara, mantan juru taktik Lazio dan Inter Milan tersebut dilaporkan segera menyudahi masa baktinya bersama klub....
Baca SelengkapnyaPrapendaftaran SPMB DKI 2026: Batas Waktu dan Syarat Dokumen
PendidikanPemerintah membuka prapendaftaran untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK hingga 10 Juni 2026. Proses ini wajib diikuti oleh calon murid baru dengan kriteria tertentu sebelum mengikuti tahapan seleksi utama....
Baca SelengkapnyaJaksa Agung: Pemenang Lelang Barang Rampasan Dilindungi Hukum
PendidikanBurhanuddin menyampaikan pernyataan itu saat menutup kegiatan Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair di kawasan Jakarta Selatan pada Kamis (21/5/2026). "Tadi kita saksikan bersama, bagaimana terbukanya pelaksanaan ini....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
- Bamsoet Bahas Regulasi Transportasi Online di Sidang Borobudur
- Serka M Nasir Dituntut 12 Tahun Penjara dan Dipecat
- Lomba Empat Pilar Kalbar Tuai Kritik, DPR Minta Diulang
- Sekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
- Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas karena Tak Tahan Tersangka
Artikel Terbaru
Eks Perwira Polda Jateng Divonis 6 Tahun Penjara
Menbud Fadli Zon Rancang Logo Warisan Budaya Tak Benda
Maxim Dorong Mobilitas Inklusif di Hari Aksesibilitas
Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Terancam TPPU
Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
Luka Andrie Yunus Lebih Parah dari Dugaan Dokter RSCM
Tautan Sahabat
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan