Lokasi: Hiburan >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Hiburan629 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Polda Jateng Benarkan Pelaku Komentar Rasis Anak Perwira

    Hiburan

    Seorang perempuan berinisial LPP viral di media sosial karena diduga membuat lomba komentar bernada rasis melalui akun Instagram pribadinya, @__redblood__. Polda Jawa Tengah membenarkan bahwa LPP merupakan anak dari anggota polisi berpangkat perwira dan kini kasus tersebut tengah didalami oleh aparat berwajib....

    Hiburan

    Baca Selengkapnya
  • Penegakan Hukum Profesional Berkeadilan Diingatkan Anggota DPR

    Hiburan

    Mercy menyoroti penetapan tersangka dan penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap sejumlah warga, termasuk perempuan adat pembela HAM Afrida Erna Ngato. "Negara hukum mensyaratkan persamaan dihadapan hukum (equality before the law), serta penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah....

    Hiburan

    Baca Selengkapnya
  • Wamen Minta Kampus Berbenah, Bukan Menyalahkan Pihak Lain

    Hiburan

    Fauzan menegaskan perguruan tinggi tidak boleh terus-menerus menyalahkan pihak lain atau merasa menjadi korban kebijakan pemerintah karena sikap tersebut justru menghambat transformasi pendidikan tinggi. "Kita harus membuang jauh-jauh apa yang disebut dengan blaming mentality, yakni mental yang selalu menyalahkan orang lain tanpa berusaha untuk memperbaiki kondisi internal kita," kata Fauzan saat membuka seminar nasional tentang pendidikan di Kantor PB PGRI, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026)....

    Hiburan

    Baca Selengkapnya