Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan972 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vikn4ybbr.html
Artikel Terkait
Thom Haye Gol Indah Bawa Persib Ungguli PSM 0-1
PendidikanPersib Bandung unggul sementara atas PSM Makassar di babak pertama laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Adam Alis dan kolega tampak kesulitan menghadapi tempo permainan tinggi dari tuan rumah, namun efektivitas serangan Maung Bandung membawa mereka unggul di jeda babak pertama....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Papua Barat: Pegunungan Arfak Hujan Ringan
PendidikanBMKG memprediksi sejumlah wilayah di Papua Barat seperti Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, hingga Fakfak didominasi cuaca berawan dan hujan ringan pada beberapa waktu dalam sehari. Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat yang akan melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama pengguna transportasi darat dan laut....
Baca SelengkapnyaDosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
PendidikanSebanyak 27 dari 29 kasus kekerasan di UNU Blitar merupakan kasus kekerasan seksual. Pihak kampus melalui Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Blitar mengaku telah mengambil langkah serius usai menerima laporan dari seorang mahasiswi pada 23 April 2026....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Ringan di Masalembu
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
Artikel Terbaru
Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Petir Hari Ini
Arjuna Sapi Kurban Prabowo Mandi Air Hangat Garam
Jahitan Tas Vita Angkat Martabat Perempuan Disabilitas Sukoharjo
Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
Pembakaran Ponpes Lampung Dipicu Kembalinya Pimpinan Asusila
Tautan Sahabat
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat