Lokasi: Berita >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Berita36466 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vcabo6596.html
Artikel Terkait
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
BeritaWHO menyatakan wabah Ebola di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo bagian timur, tidak memenuhi kriteria darurat pandemi meskipun mencatat sekitar 246 kasus suspek dan 80 kematian. WHO memperingatkan potensi wabah menjadi "jauh lebih besar" dari yang terdeteksi saat ini dengan risiko penyebaran lokal dan regional yang berdampak signifikan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
BeritaPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis laporan baru yang menuduh Israel melakukan pelanggaran serius terhadap hukum internasional hingga dugaan kejahatan perang di wilayah Palestina. Dalam laporan yang dirilis Senin (18/5/2026), PBB menyatakan tindakan militer Israel “dalam banyak kasus mungkin merupakan kejahatan perang dan kejahatan kekejaman lainnya”....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
BeritaRekor suhu berpotensi kembali terpecahkan tahun ini, menyebabkan kekeringan luas sekaligus kebakaran hutan dengan dampak global yang signifikan. Para peneliti memperingatkan bahwa musim kebakaran global belum benar-benar memanas, namun awal yang sangat cepat ini, dikombinasikan dengan prakiraan cuaca ekstrem, meningkatkan risiko bencana....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bagnaia Gagal, Martin Bawa Aprilia Cetak Sejarah MotoGP Prancis
- Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
Tautan Sahabat
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
- Israel Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS