Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kuliner47 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vbduxh8et.html
Sebelumnya: Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Berikutnya: Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Artikel Terkait
Masyarakat Diajak Salurkan Kurban Tepat Sasaran di 3T
KulinerWakil Presiden Operasional Human Initiative, Andjar Radite menyatakan distribusi hewan kurban terus dilakukan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Indonesia bagian timur seperti NTB, NTT, Maluku dan daerah lainnya. Menurut Andjar, di wilayah T3 ada masyarakat yang hanya sekali dalam setahun menikmati daging sapi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
KulinerDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
KulinerPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Thom Haye Gol Indah Bawa Persib Ungguli PSM 0-1
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Cinta Brian Tunggu Isyarat Gisella Soal Rencana Nikah
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Artikel Terbaru
Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
50 Ucapan Idul Adha 2026 Penuh Doa untuk Medsos
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Tautan Sahabat
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 12 Kurikulum Merdeka
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
- Cara Cek Hasil TKA SD SMP 2026, Diumumkan 26 Mei
- SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
- Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
- SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
- Pra Pendaftaran SPMB SMP SMA DKI 2026 Dibuka Besok
- 50 Soal Seni Rupa Kelas 5 Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
- Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
- Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia