Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
Kesehatan884 Dilihat
RingkasanBuku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-BELAJAR-01.jpg)
Buku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Siswa diminta menyimak legenda terlebih dahulu, kemudian mengidentifikasi unsur tokoh dan latar menggunakan tabel yang telah disediakan. Beberapa bukti kutipan dari teks legenda antara lain: “Raja Sadik memimpin bersama istrinya, Ratu Gumira. Mereka sangat dicintai rakyat karena kebijaksanaan dan kebaikan hatinya.” Kutipan lain menyebutkan “Ratu Gumira menenangkannya seraya menyampaikan bahwa itu hanya mimpi semata.” serta “Ratu Gumira melahirkan seorang putra tampan yang diberi nama Pangeran Aditya.”
Latihan ini dirancang untuk memudahkan pekerjaan siswa dalam mengidentifikasi tokoh-tokoh seperti Raja Sadik, Ratu Gumira, dan Pangeran Aditya, serta latar tempat dan suasana yang tergambar dalam cerita legenda tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/v6itdg2zf.html
Sebelumnya: Como Siap Gebrak Eropa, Incar Kemenangan di Kandang
Berikutnya: PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
Artikel Terkait
Leo/Daniel Juara Thailand Open, Pelatih Peringatkan Konsistensi
KesehatanChafidz bersyukur seluruh proses pertandingan berjalan lancar tanpa kendala cedera fisik pada Senin (18/5/2026). Menurutnya, aspek nonteknis menjadi faktor penentu utama dalam kebangkitan performa Leo/Daniel....
Baca SelengkapnyaIHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
KesehatanSebanyak 456 saham mengalami penurunan, 192 saham menguat, dan 166 saham stagnan dalam perdagangan hari ini. Indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) menjadi kompas utama bagi manajer dana asing dalam alokasi investasi global....
Baca SelengkapnyaParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
KesehatanPT Paragon Technology and Innovation atau ParagonCorp memperkuat transformasi riset dan pengembangannya melalui pengembangan Smart Lab 2. 0 yang mengintegrasikan kecerdasan buatan atau AI dalam proses inovasi produk....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
- Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
Artikel Terbaru
India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
Tautan Sahabat
- Ibu Sunarsih Raih Sukses Katering Berkat Modal KUR BRI
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Pemerintah Didorong Cari Solusi Regulasi Rokok
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis