Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Kesehatan9 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uz7pg0ff9.html
Artikel Terkait
Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
KesehatanPresiden Amerika Serikat Donald Trump menolak tanggapan Iran atas proposal negosiasi nuklir yang disampaikan melalui mediator Pakistan. Penolakan itu terjadi setelah Trump melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan....
Baca SelengkapnyaHantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
KesehatanMasyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
KesehatanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Artikel Terbaru
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Tautan Sahabat
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
- Niko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
- Ahmad Bahar Murka Anak Disandera GRIB Jaya
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
- BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
- Wapres Gibran Tinjau Proyek MRT Fase 2A HI-Monas
- Laga Persija vs Persib, TNI-Polri Patroli 13 Titik Nobar
- Sapi Kurban Prabowo di Tangsel Bobot 1 Ton Rp120 Juta
- Imigrasi Buka Layanan Paspor di CFD Jakarta
- Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek