Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner22 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uxtv6slng.html
Artikel Terkait
Autopsi Mayat Wanita Serang Tergantung Temukan Kejanggalan
KulinerWarga berinisial RN (50) pertama kali menemukan korban setelah mendapat informasi dari anak-anak yang bermain di sekitar lokasi pada Senin (18/5/2026) sekira pukul 17. 00 WIB....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
KulinerBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) justru menemukan fakta sebaliknya melalui temuan terbaru, di mana sejumlah produk yang dijual sebagai obat herbal ternyata mengandung bahan kimia obat keras yang berbahaya bagi tubuh. BPOM menemukan 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) yang terbukti mengandung bahan berbahaya, menjadi perhatian serius karena produk-produk tersebut beredar luas dengan klaim mampu memberikan hasil cepat atau efek "cespleng" yang sering dicari masyarakat....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
KulinerKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Oknum ASN Tuban Divonis 8 Bulan Aniaya Petugas SPBU
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- 16 Maskot Piala Dunia: Willie hingga Maple, Zayu, Clutch
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Artikel Terbaru
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Tautan Sahabat
- Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
- Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
- Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
- Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
- Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Akun Medsos Wajib Nomor Ponsel Demi Ruang Digital Sehat