Lokasi: Properti >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Properti93828 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/upe3ttulc.html
Artikel Terkait
Bagnaia Gagal, Martin Bawa Aprilia Cetak Sejarah MotoGP Prancis
PropertiMarco Bezzecchi nyaris sempurna menjalani balapan di Le Mans kali ini. Sayangnya ketika memasuki 3 lap terakhir, Bezzecchi gagal mempertahankan posisi pertama yang ia genggam sejak awal balapan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPolisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
PropertiPencurian sepeda motor dengan modus menodongkan senjata api terjadi di sebuah indekos di Jalan H. Naman, Pondok Kelapa, seperti terekam kamera pengawas dan diunggah ke media sosial Instagram....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Demi Kabur dari Kejar Massa
PropertiInsiden tawuran terjadi di kawasan Jalan Bandengan pada Jumat malam. Sebuah sepeda motor matik melaju dengan kecepatan tinggi sambil membonceng tiga orang....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Oditur Bacakan Tuntutan 3 Oknum TNI Pembunuh Kacab Bank
- Libur Panjang, Wisatawan Bali Ajak Kerabat ke TMII
- Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
Artikel Terbaru
Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
Polisi Ungkap Motif Penyekapan di Showroom Cakung karena Utang Cicilan
Hansi Flick Remehkan Klaim Poin Barcelona Mustahil
Polisi Amankan 3 Pemuda Curi Kabel di Pademangan
Tautan Sahabat
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global