Lokasi: Otomotif >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Otomotif12964 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uop8trdb1.html
Artikel Terkait
Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
OtomotifPresiden Rusia Vladimir Putin akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok pada pekan depan untuk bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Ajudan Kremlin, Yury Ushakov, menyebut kunjungan ini bertepatan dengan peringatan 25 tahun Perjanjian Bertetangga Baik, Persahabatan, dan Kerja Sama antara kedua negara....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
OtomotifMisa Hari Kenaikan Yesus Kristus di Gereja dipimpin oleh Romo Eddy Mulyono dan diikuti oleh umat yang memenuhi area dalam gereja hingga pelataran luar. Yohanes, perwakilan pihak gereja, menyatakan total umat yang hadir mencapai 800 orang di dalam gereja dan sekitar 1....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPolisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
OtomotifInformasi dugaan pembegalan terhadap seorang pria berinisial ADS pertama kali ramai beredar di media sosial, khususnya Threads. Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha Ferdianto, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar tersebut....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Juventus Butuh Bantuan Tiga Tim untuk Lolos Liga Champions
- Laga Persija vs Persib, TNI-Polri Patroli 13 Titik Nobar
- Polisi Tangkap Pelaku Curi Paket di Cilincing, Satu Buron
- Ibadah Kenaikan Yesus di GPIB Immanuel, Jemaat Kagumi Cagar Budaya
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Polisi Usut Aliran Dana Sindikat Judi Hayam Wuruk
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
- PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
- Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
- Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir