Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif834 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/unb53bfb1.html
Artikel Terkait
Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
OtomotifBus pariwisata yang membawa rombongan siswa kelas IX SMPN 2 Brangsong mengalami kecelakaan beruntun di ruas Tol Cipali hingga menewaskan satu orang dan melukai puluhan penumpang. Insiden maut ini melibatkan tiga kendaraan yaitu bus PO EJ 78 Trans bernomor polisi K-7064-OE, sebuah truk boks, dan truk tangki Pertamina....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaDPRD DKI Minta Penanganan Begal Jakbar Tak Hanya Polisi
OtomotifTingginya angka kejahatan membuat kawasan tersebut ramai dijuluki Gotham City di media sosial karena identik dengan tingkat kriminalitas yang tinggi. Menurut pria yang akrab disapa Bang Kent, pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, hingga masyarakat harus bersama-sama membangun sistem keamanan terpadu untuk menekan angka kriminalitas jalanan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaSatpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
OtomotifSulaiman menaruh curiga pada banyaknya Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke area kantor di lantai 20 dan 21 dengan penampilan terlalu santai dalam beberapa bulan terakhir. "Sebenarnya saya sudah curiga, beberapa bulan terakhir saya nyiriin (mencirikan)....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Polisi Ungkap Motif Penyekapan di Showroom Cakung karena Utang Cicilan
- Polda Metro Bongkar Jaringan Narkotika dari Lapas, Sita Ekstasi
- Remaja Bekasi Dikeroyok Salah Sasaran, Pelaku Masih Buron
- Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari dan Kekasih Justin Hubner
- Brimob Tangkap 5 Pemuda Pelaku Balap Liar Jakarta Timur
Artikel Terbaru
Ayu Ting Ting Kepergok Gandeng Pria, Kiky Saputri Doakan
Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
IWDF 2026 Jakarta, Ribuan Penari Ramaikan Festival Tari
Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Begal Kebon Jeruk Ditangkap, Tiga Pelaku Masih Buron
Tautan Sahabat
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
- UIN Walisongo Buka Beasiswa S2-S3 Gratis Hafiz
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD Halaman 33 Edisi Revisi
- Pendaftaran UM-PTKIN 2026 Dibuka, Ini 6 Keunggulan Kuliah
- Unair Buka Jalur Mandiri Ujian Tulis dan Kemitraan 2026
- Pra Pendaftaran SPMB SMP SMA DKI 2026 Dibuka Besok
- SLB Siapkan Siswa Disabilitas Kerja Lewat Pendidikan Vokasional
- Pendaftaran SM Skor UNNES Masih Dibuka, Cukup Nilai UTBK
- TKA Tidak Tercantum di Ijazah, Ini Penjelasannya
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka