Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Otomotif91 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uiddvioty.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
OtomotifLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana dan Fakfak Berawan Tebal
OtomotifAtmosfer di sebagian besar wilayah kepala burung Papua didominasi kondisi langit berawan hingga berawan tebal pada akhir pekan ini, dengan peluang hujan ringan di beberapa titik strategis. Tingginya suplai uap air dan kelembapan udara lokal di sekitar perairan memicu dinamika cuaca tersebut....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPolisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
OtomotifFA ditemukan tergeletak di rumahnya pada Kamis (7/5/2026) dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Pihak keluarga meminta proses ekshumasi atau pembongkaran makam karena kematian FA dianggap tidak wajar....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ammar Zoni Dikawal Dua Kubu Pengacara ke Nusakambangan
- Satu Tahanan Kejari OKU Kabur Ditangkap, Dua Diburu
- Batik Ciprat BRILiaN Kemodo, Disabilitas Buktikan Karya Hebat
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
- Prakiraan Cuaca Sorong 20 Mei: Hujan Ringan dan Kabut
- Peringatan Dini Hujan: Jateng Waspada, Kalbar Siaga
Artikel Terbaru
Adrian Khalif Rilis '2001x', Kisah Drama Hubungan Sulit Lepas
Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
Atap Sekolah Ambruk di Sragen, Siswa Luka-luka
Ibunda As'ad Aras Akui Firasat Buruk Sebelum Penangkapan
Mendikdasmen Abdul Muti Menangis Teringat Film Masa Kecil
Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
Tautan Sahabat
- Perang Iran Dorong Jerman Mendekat ke Negara Teluk
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
- Prabowo Wajibkan Ekspor Hanya Lewat BUMN
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- Pipa Gas Raksasa China-Rusia Power of Siberia 2 Dibahas
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Kevin Warsh Calon Ketua Bank Sentral AS
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang