Lokasi: Kesehatan >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Kesehatan6788 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/u44prigf2.html
Artikel Terkait
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
KesehatanPusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan dua kasus terkonfirmasi dan satu kematian akibat Ebola di Uganda, selain kasus yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola di RD Kongo sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, meskipun lembaga tersebut menegaskan wabah itu tidak memenuhi kriteria darurat pandemi....
Baca SelengkapnyaPurbaya Bela Prabowo Soal Tuduhan Tak Paham Rupiah
KesehatanPurbaya meminta masyarakat menyaksikan video atau pernyataan Presiden secara utuh sesuai dengan tempat dan segmentasi audiensnya. Menurutnya, penjelasan mengenai kondisi nilai tukar di wilayah perdesaan memiliki pendekatan komunikasi yang berbeda dengan wilayah perkotaan....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Papua Tengah 15 Mei 2026
KesehatanBMKG mengimbau masyarakat Papua Tengah untuk mewaspadai perubahan cuaca, terutama di wilayah yang berpotensi diguyur hujan dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi. Kondisi serupa diprediksi terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Puncak, dan Deiyai yang diperkirakan mengalami hujan ringan sepanjang hari....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Pemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
- KBPP Polri Audiensi dengan Kapolri Bahas Munas VI 2026
- TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
- Menteri Agama Ajak Umat Islam Perkuat Ibadah Idul Adha
Artikel Terbaru
Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Kapal GSF Hilang
Prabowo Serahkan 6 Rafale dan Radar Canggih ke TNI
Ibrahim Arief Genggam Erat Tangan Istri Jelang Sidang Chromebook
Ginting Akui Lambat Antisipasi Strategi Lawan di Thailand Open
Pengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
Tautan Sahabat
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak