Lokasi: Hiburan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hiburan655 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/txsb7yt01.html
Artikel Terkait
Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
HiburanAsosiasi Wasit Pertandingan Profesional (PGMO) mengakui adanya kesalahan pada gol kedua Manchester United yang dicetak Matheus Cunha pada menit ke-54 dalam laga melawan Nottingham Forest. Gol tersebut seharusnya tidak sah karena didahului handball oleh rekan setimnya, Mbeumo....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya3 Insiden Penyerangan Usai Persija Vs Persib, Pemain Terluka
HiburanPersib Bandung meraih kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta, namun sejumlah insiden penyerangan terhadap bobotoh dan skuad Maung Bandung dilaporkan terjadi di beberapa daerah setelah pertandingan. TribunJakarta....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaPolisi Ungkap Motif Penyekapan di Showroom Cakung karena Utang Cicilan
HiburanKasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi mengungkapkan penculikan dan penganiayaan terhadap Rizky Nur Aldriansyah (29) dipicu tunggakan cicilan pembelian sepeda motor Honda PCX senilai Rp30 juta selama 2 bulan. "Masalah utang piutang pembelian motor....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- KAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
- Peredaran 100 Vape Etomidate di Tangerang Terbongkar
- Libur Panjang, 32 Ribu Pengunjung Padati Ragunan
- Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
- Kali Rawalumbu Bekasi Berubah Biru, DLH Lakukan Penyelidikan
Artikel Terbaru
Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
Polisi Usut Aliran Dana Sindikat Judi Hayam Wuruk
SMAN 112 Jakarta Perkuat Mitigasi Dua Tahun Pascakebakaran
Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
Dirut Terra Drone Minta Maaf, Minta Hukuman Ringan
Tautan Sahabat
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus