Lokasi: Berita >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Berita62 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tmon1pecx.html
Artikel Terkait
Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
BeritaTuti Daulay ditandu oleh warga untuk memeriksakan kandungannya setelah Samsul Bahri Sihombing, pengobat tradisional di kampung, mendiagnosis bayi dalam kandungannya telah meninggal dunia. Samsul kemudian menyarankan Tuti untuk segera ke rumah sakit guna mendapatkan pemeriksaan medis, mengingat tidak ada fasilitas kesehatan seperti puskesmas di daerah tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIndonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
BeritaPemerintah Indonesia dan Republik Belarus menegaskan komitmen memperkuat kerja sama ekonomi melalui penandatanganan Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 di Minsk. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Deputi Perdana Menteri Republik Belarus sebagai landasan implementasi berbagai agenda kerja sama yang lebih sistematis dan berorientasi hasil nyata....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIHSG Kembali Merosot, Tinggalkan Level 6.300
BeritaIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini. Sejak dibuka pukul 09....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
- Promo JSM: Minyak Goreng Sunco 2L Rp40.500 di Alfamart
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
- Promo JSM: Minyak Goreng Sunco 2L Rp40.500 di Alfamart
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Sulbar 21 Mei: Mamuju Berawan, Mamasa Hujan
- Prakiraan Cuaca Mataraman 23 Mei 2026: Udara Kabur
- Oknum ASN Tuban Divonis 8 Bulan Aniaya Petugas SPBU
- Syahrul Munir Viral Tantang Duel, Ini Harta Ketua DPRD Gresik
- Pimpinan Ponpes Ponorogo Tersangka Cabuli 11 Santri
- KPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
- Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
- Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari