Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif3674 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tkwkmzc2b.html
Artikel Terkait
Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
OtomotifTrump dan Xi Jinping telah bertemu enam kali sejak 2017 dan kembali menggelar pertemuan puncak terbaru di Beijing pada Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaYohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba
OtomotifSeorang Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) berinisial AKP Yohanes ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkotika golongan II di Kalimantan Timur (Kaltim). Ia diduga mengedarkan barang haram tersebut dengan harga Rp4,5 juta hingga Rp5 juta per botol....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaRobert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
OtomotifKementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan tiga kawasan strategis sebagai sentra produksi sekaligus benteng pertahanan terluar negara, yaitu Distrik Kepulauan Ayau di Kabupaten Raja Ampat, Kepulauan Mapia atau Pulau Beras di Kabupaten Supiori, serta satu wilayah lainnya. Robert, politisi Fraksi Golkar, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kelautan dan Perikanan atas penetapan kawasan tersebut yang memiliki nilai strategis ganda....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
- Mike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
- Bripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
Artikel Terbaru
Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
Arjuna Sapi Kurban Prabowo Mandi Air Hangat Garam
Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
Puluhan Ibu Rumah Tangga di Yogya Ikuti Pelatihan Kuliner Digital
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
Tautan Sahabat
- Brimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk
- Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
- Kali Rawalumbu Bekasi Berubah Biru, DLH Lakukan Penyelidikan
- Polisi Amankan 3 Pemuda Curi Kabel di Pademangan
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
- Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
- Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan
- Libur Panjang, 32 Ribu Pengunjung Padati Ragunan
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- Polda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika