Lokasi: Berita >>
SLB Siapkan Siswa Disabilitas Kerja Lewat Pendidikan Vokasional
Berita68 Dilihat
RingkasanPendidikan vokasional merupakan jalur pendidikan yang berfokus pada keterampilan praktis dan keahlian kerja tertentu sehingga lulusannya siap langsung terjun ke dunia kerja. Program ini berbeda dari pendidikan akademik S1 yang lebih menekankan teori dan riset, karena vokasional menekankan praktik, magang, dan proyek industri....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tatang-Muttaqin-Kemendikbud_1.jpg)
Pendidikan vokasional merupakan jalur pendidikan yang berfokus pada keterampilan praktis dan keahlian kerja tertentu sehingga lulusannya siap langsung terjun ke dunia kerja. Program ini berbeda dari pendidikan akademik S1 yang lebih menekankan teori dan riset, karena vokasional menekankan praktik, magang, dan proyek industri. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menyatakan langkah ini bertujuan agar siswa disabilitas memiliki keterampilan praktik yang lebih siap digunakan di dunia kerja.
Tatang Muttaqin menjelaskan pihaknya membangun lebih dari 7.586 ruang praktik untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning di berbagai satuan pendidikan. Ruang praktik ini penting agar siswa lebih terbiasa dengan kegiatan praktik sebelum terjun ke dunia kerja maupun pelatihan lapangan. "Ruang praktik ini bisa memastikan apa yang dipelajari itu betul-betul menjadi sebuah proyek pembelajaran atau project-based learning," ujarnya.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat siswa memahami hasil nyata dari proses pembelajaran melalui produk atau karya yang mereka buat sendiri. Keberadaan ruang praktik dinilai membantu siswa lebih cepat beradaptasi ketika menjalani praktik kerja lapangan maupun memasuki lingkungan kerja sesungguhnya. "Dengan adanya pembiasaan, familiaritas, maka dia lebih mudah. Nanti adjustment-nya bisa lebih cepat," kata Tatang.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tjs2mli4i.html
Artikel Terkait
Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
BeritaPenerima beasiswa LPDP 2026 menjalani pembekalan unik di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 4-9 Mei 2026, termasuk bangun pukul 04. 00 pagi, tinggal di tenda berisi 20 orang, dan pembatasan penggunaan telepon genggam....
【Berita】
Baca SelengkapnyaToyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
BeritaTAC Manado menjadi peserta dengan perjalanan terjauh di GR DAY 2026 setelah menempuh rute sepanjang 3. 027 kilometer dari Manado menuju Jakarta menggunakan Toyota Agya generasi pertama....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
BeritaWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Tanpa Ganda Campuran
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Artikel Terbaru
Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Tautan Sahabat
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar