Lokasi: Otomotif >>
Hafidz 15 Juz Bisa Daftar Jalur SM-PI UPI 2026
Otomotif21812 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka jalur seleksi mandiri SM-PI (Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa) untuk calon mahasiswa baru tahun 2026, termasuk bagi penghafal Al-Qur'an (hafidz) minimal 15 juz yang wajib melampirkan sertifikat atau surat keterangan relevan serta mengikuti uji kinerja khusus. Kebijakan ini menjadi bentuk apresiasi UPI terhadap calon mahasiswa dengan prestasi unggul, tidak hanya di bidang keagamaan tetapi juga akademik dan non-akademik seperti olahraga, seni, desain, hingga karya teknologi monumental yang diakui masyarakat....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-pendidikan-indonesia2.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka jalur seleksi mandiri SM-PI (Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa) untuk calon mahasiswa baru tahun 2026, termasuk bagi penghafal Al-Qur'an (hafidz) minimal 15 juz yang wajib melampirkan sertifikat atau surat keterangan relevan serta mengikuti uji kinerja khusus.
Kebijakan ini menjadi bentuk apresiasi UPI terhadap calon mahasiswa dengan prestasi unggul, tidak hanya di bidang keagamaan tetapi juga akademik dan non-akademik seperti olahraga, seni, desain, hingga karya teknologi monumental yang diakui masyarakat. Siswa peraih medali kompetisi tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional, hingga internasional seperti Olimpiade juga memiliki kesempatan sama mengikuti seleksi ini.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan jalur SM-PI bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi istimewa sekaligus meningkatkan kualitas mahasiswa UPI. "Seleksi Mandiri Calon Mahasiswa Baru Berdasarkan Prestasi Istimewa diperlukan agar mahasiswa yang diterima dapat memperkuat daya saing kampus di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya. Pendaftaran jalur SM-PI UPI 2026 dilaksanakan secara daring melalui laman resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/th5132fp6.html
Artikel Terkait
Dubes Spanyol Temui Wali Kota Semarang Bahas Kerja Sama
OtomotifDuta Besar Spanyol untuk Indonesia, H. E....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPemotor Nekat Masuk Tol, Pengejaran Libatkan Pengguna Jalan
OtomotifSeorang pengendara sepeda motor nekat masuk ke ruas Jalan Tol Batang-Semarang melalui Gerbang Tol (GT) Kandeman, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 12. 15 WIB....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPrakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
OtomotifSeluruh 10 distrik di Kota Sorong yang dijuluki sebagai Kota Minyak mengalami kondisi cuaca serupa dengan Rabu (13/5/2026) kemarin, yakni hujan ringan. Saat berita ditulis pada Kamis pagi pukul 08....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ruben Onsu Kena Tipu Rp5,5 Miliar, Pelaku Kenal Raffi Ahmad
- Patricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
- Mike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
- PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
Artikel Terbaru
Fiersa Besari Minta Snack dan Buah untuk Riders Konser
Ibunda As'ad Aras Akui Firasat Buruk Sebelum Penangkapan
Kasat Narkoba Kukar dan Brigadir Sniper Terjerat Narkoba
Konten TikTok Hoho Alkaf Picu Pembakaran Mobil Kades
Teller dan Suami Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp2 M
Anggota DPRD Jember Merokok Saat Rapat Disidang Gerindra
Tautan Sahabat
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik