Lokasi: Gaya Hidup >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Gaya Hidup74 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tgrct4tyq.html
Artikel Terkait
Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
Gaya HidupSultan Al Ghannam mengalami masalah di area lututnya yang memerlukan penanganan lebih lanjut dari tim medis Al Nassr. Pemain andalan tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut agar tidak salah ditangani....
Baca SelengkapnyaBPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
Gaya HidupPenyakit kardiovaskular tidak hanya mematikan, tetapi juga membebani masyarakat dengan biaya pengobatan mahal dan akses layanan yang sulit dijangkau. Hal ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan Kick Off HUT ke-58....
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Gaya HidupKetua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Ir. Yani Yuhani Panigoro, menyoroti korelasi erat antara kondisi permukiman kumuh dengan tingginya angka penularan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Tejo Akui Dibohongi Kiai Cabul Ashari, Sesali Pertolongannya
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Artikel Terbaru
Minions & Monsters Tayang 30 Juni 2026, Aksi di Hollywood
BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Mourinho Buka Suara soal Masa Depan, Kembali ke Madrid
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Tautan Sahabat
- Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
- Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
- Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Putin Sambut Santai Menlu China, Rusia Tetap Teman Lama
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
- New York Buka Undian Tiket Piala Dunia 2026, Mulai 50 Dolar
- Prabowo Wajibkan Ekspor Hanya Lewat BUMN
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Kaisar Jepang dan Permaisuri Masako Kunjungi Orangutan Indonesia