Lokasi: Berita >>
Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring
Berita37 Dilihat
RingkasanPendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/unpad-xxx.jpg)
Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan mengisi data diri, sesuai dengan ketentuan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) Mahasiswa Program Magister (S2) berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor: 112/UN6.RKT/Kep/HK/2025. Calon mahasiswa dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, dan biaya melalui portal yang telah disediakan oleh pihak universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai Program Magister PJJ Unpad Gelombang 1 2026 dapat diakses dengan mengunjungi laman resmi Universitas Padjadjaran untuk mendapatkan detail pendaftaran dan prosedur seleksi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mobilitas mahasiswa di era digital.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tesmsgvlr.html
Artikel Terkait
Motif Pembunuhan Karyawan Cuci Motor Badung Terungkap
BeritaPolisi mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap pria asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisial DAD yang jasadnya ditemukan membusuk terkubur di persawahan Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal pada Selasa (12/5/2026). Empat orang pelaku telah diamankan aparat kepolisian dalam kasus ini....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
BeritaPolisi mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis ekstasi dan vape mengandung etomidate di B Fashion Hotel pada Sabtu (9/5/2026). Dalam kasus ini, polisi menetapkan 14 orang sebagai tersangka, sementara tiga orang lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPelaku Jambret WN Polandia di Menteng Ditangkap, Damai
BeritaPolsek Metro Menteng menangkap dua pelaku penjambretan yang menyasar Warga Negara Asing (WNA) asal Polandia bernama Andrzej. Kedua pelaku berinisial F dan R diamankan setelah beraksi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pedro Brito Bawa Tanjung Verde Lolos Piala Dunia 2026
- Pramono Anung Kaget Antusias Warga Uji Coba CFD
- Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
- KPK Telusuri Aliran Uang Eks Pimpinan PN Depok
- Kesehatan Tio Pakusadewo Drop Akibat Ginjal dan Asam Lambung
- Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
Artikel Terbaru
Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
Peredaran 100 Vape Etomidate di Tangerang Terbongkar
Dirut Terra Drone Minta Maaf, Minta Hukuman Ringan
Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
Erin Eks Andre Taulany Minta Temui Rieke Diah Pitaloka
Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol
Tautan Sahabat
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus