Lokasi: Kesehatan >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
Kesehatan72 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT). Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Jalur Tahfidz/Qiro’atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro’atul Kutub. Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa dengan prestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (kota/kabupaten). Jalur Disabilitas merupakan seleksi khusus bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, diselenggarakan dengan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas peserta selama proses seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang mampu berkontribusi dalam penguatan kehidupan beragama yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan akademik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tbdm378oz.html
Sebelumnya: Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet
Berikutnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Artikel Terkait
Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
KesehatanDua kali red flag mewarnai jalannya balapan MotoGP yang penuh drama. Bendera merah pertama dikibarkan akibat insiden kecelakaan Alex Marquez yang terlibat senggolan dengan Pedro Acosta....
Baca SelengkapnyaToyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
KesehatanErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
Baca SelengkapnyaToyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
KesehatanErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Artikel Terbaru
Offroader Kalteng Borong 5 Podium di Kejurnas Seri 2
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
Tautan Sahabat
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk