Lokasi: Travel >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Travel28175 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/sumqkpmla.html
Artikel Terkait
Gideon Tengker Bantah Damai, Ngaku Diblokir Nagita
TravelRaffi Ahmad, Nagita Slavina, serta ketiga cucu mereka, Rafathar, Rayyanza, dan Lily, turut menjadi sorotan dalam konflik keluarga yang melibatkan Gideon Tengker. Konflik ini berawal dari laporan Gideon terhadap mantan istrinya, Rieta Amilia, terkait dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen kesepakatan perceraian di masa lalu....
【Travel】
Baca SelengkapnyaNutri-Level A-D: Arti dan Batas Gula pada Produk
TravelKementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menerbitkan aturan baru tentang label Nutri-Level pada minuman siap saji melalui Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK. 01....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKemendiktisaintek Tangani Langsung Kasus Kekerasan Seksual Rektor
TravelBeny menyatakan penanganan kasus kekerasan seksual yang melibatkan rektor atau jajaran pimpinan perguruan tinggi menjadi domain Kementerian. "Kalau pelakunya adalah rektor atau pimpinan tertinggi perguruan tinggi, maka akan ditangani oleh kementerian," kata Beny dalam acara Ngopi Bareng di Kantor....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Iran Sampaikan 10 Tuntutan Resmi ke FIFA dan Tuan Rumah Piala Dunia
- Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026
- Pemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
- Megawati-Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
- Griselda Zivanka Padukan Teater dan Storytelling di Bandung
- Masyarakat Sipil Nobar Pesta Babi, Sudirman Said Kritik Negara
Artikel Terbaru
Ruben Onsu Kena Tipu Rp5,5 Miliar, Pelaku Kenal Raffi Ahmad
Puan Minta Pemerintah Bebaskan 9 WNI Ditangkap Israel
Rupiah Melemah, DPP GMNI Soroti Ekonomi Nasional Rentan
DJKI Luncurkan E-Pengaduan Perkuat Pelindungan KI
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Lowongan Kerja Pamapersada Nusantara untuk Lulusan D4/S1
Tautan Sahabat
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga