Lokasi: Properti >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Properti719 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/stdv3zozg.html
Artikel Terkait
Messi 12 Gol di MLS 2026, Tempel Ketat Puncak Top Skor
PropertiLionel Messi kembali menunjukkan taringnya dengan membawa Inter Miami menang 2-0 atas Portland di Nu Stadium, Senin (18/5/2026) WIB. Megabintang asal Argentina itu menjadi pembeda setelah mencetak gol pada menit ke-30 dan memberikan assist untuk German Berterame pada menit ke-41....
【Properti】
Baca SelengkapnyaVinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
PropertiIka Kumyka, seorang manajer toko buku di Jakarta, menjalani ritual mendengarkan musik setiap hari melalui layanan digital. “Sehari-hari pasti mendengarkan musik lewat digital platform karena aku bekerja naik kendaraan umum dan selalu mendengarkan musik saat pergi dan pulang kerja,” ungkap Ika....
【Properti】
Baca Selengkapnya5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
PropertiPresiden perusahaan Jepang, Yuichi Taki, menyatakan tidak melihat dari negara mana pekerja berasal dan menegaskan bahwa pekerja Indonesia semuanya berkualitas serta mendapat penilaian baik di lapangan. Meskipun memiliki latar budaya dan bahasa berbeda, para pekerja disatukan oleh satu bahasa bersama yaitu bahasa Jepang yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
Artikel Terbaru
iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera
Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
Tautan Sahabat
- Dituding Pesugihan, Pihak Sarwendah Seret Nama Jordi Onsu
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Mengaku Gagal
- Anrez Adelio Akui Sulit Hubungi Friceilda Usai Melahirkan
- Idul Adha Terasa Berbeda bagi Ashanty Tahun Ini
- Maia Estianty Bantah Beri Rumah untuk Al dan Alyssa
- Kesehatan Tio Pakusadewo Drop Akibat Ginjal dan Asam Lambung
- Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan, Aditya Zoni Bicara Asmara
- Fatih Unru Ragu Akting Usai Sang Ayah Meninggal
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
- Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil