Lokasi: Bisnis >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Bisnis932 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/srgl3fv9e.html
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
BisnisKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
BisnisPacific Palace Hotel Batam menghadirkan program WNP (Wahana Nusantara Promo) buffet Nusantara setiap hari dengan harga mulai Rp99. 000 nett per orang dewasa dan Rp50....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaMenkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
BisnisPemerintah dipastikan tidak menaikkan pajak hasil tembakau pada tahun ini, sebuah sinyal positif bagi pelaku industri di tengah tekanan ekonomi domestik dan kondisi geopolitik global yang tidak menentu. Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Benny Wachjudi menyatakan kebijakan tersebut layak diapresiasi karena memberikan angin segar bagi ekosistem pertembakauan....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inara Rusli Kena Sentil Wardatina Mawa soal Rekaman CCTV
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
- Lemonilo Ekspansi Pasar Internasional di SIAL Shanghai 2026
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Saham Ambles, Investor Ritel Merugi Berat
Artikel Terbaru
Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
APBI Beberkan 'Trilema' Berat Hantui Batu Bara Nasional
Tautan Sahabat
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- Trump Tarik 5000 Pasukan dari Eropa, Kini Kirim ke Polandia
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China