Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Pendidikan3844 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/spe735jlv.html
Artikel Terkait
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
PendidikanLatihan Dasar Kepemimpinan (LDK) 5. 0 resmi digelar oleh pelajar Indonesia di Jerman dengan tema "Be the Leader in You — Communication, Collaboration, and Strategy" untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi tim, dan berpikir kritis....
Baca SelengkapnyaJokowi Ikut Yoga 5 Menit di Depan Rumah Heboh
PendidikanSebanyak 25 orang peserta mengikuti sesi kebersamaan dengan Founder Heloria, Devi Putri, di sebuah lokasi asri dan nyaman. Para peserta tampak antusias mengabadikan momen tersebut....
Baca SelengkapnyaKualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
PendidikanPieter Zulkifli menyatakan bahwa kebodohan dalam kepemimpinan yang berpadu dengan kerakusan kekuasaan menjadi ancaman lebih berbahaya dibandingkan bencana alam bagi suatu negara. Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/5/2026), ia menegaskan gempa bumi, banjir, dan pandemi memang mampu melumpuhkan bangsa dalam sekejap, namun sejarah membuktikan bangsa besar bisa bangkit dari bencana alam....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Kalemdiklat Polri
- Pemerintah Bergerak Bebaskan WNI Usai Kapal Disergap Israel
- WNI Relawan Gaza Ditangkap Israel, TB Hasanuddin Desak Diplomasi
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- DPR Desak Pemerintah Bebaskan Dua Jurnalis Republika dari Israel
Artikel Terbaru
China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026
Noel Ebenezer Nilai Tuntutan 5 Tahun Penjara Dipaksakan
50 Ucapan Idul Adha 2026 Penuh Doa untuk Medsos
Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
Prakiraan Cuaca 19-25 Mei 2026: Gelombang Atmosfer Pengaruhi Hujan
Tautan Sahabat
- 13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
- Donasi Orangutan Indonesia-Jepang Tembus Rp1,1 Miliar
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru