Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Kesehatan95 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/sd3ewoide.html
Artikel Terkait
10 Pendulang Tewas di Papua, Diduga Dibunuh KKB
KesehatanSebanyak 10 orang pendulang emas meninggal dunia berdasarkan data sementara, namun jumlah tersebut berpotensi bertambah karena sejumlah pendulang masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian. Hasil investigasi awal mengungkapkan pelaku pembunuhan diduga dilakukan oleh kelompok yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan....
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
KesehatanSifat senyap inilah yang membuat TBC berbahaya. Tidak sedikit penderita menganggap remeh batuk berkepanjangan hingga akhirnya baru mencari pertolongan saat kondisinya sudah memburuk dan disertai batuk darah....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
KesehatanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Artikel Terbaru
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Tautan Sahabat
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati