Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kesehatan82631 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/s362c2cdh.html
Artikel Terkait
Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan di HUT ke-8 Motor Besar
KesehatanBambang Soesatyo atau Bamsoet, Ketua MPR RI dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), menegaskan komunitas otomotif memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah meningkatnya polarisasi sosial, ketimpangan ekonomi, dan menguatnya sekat identitas di masyarakat. Menurut Bamsoet, komunitas otomotif kini berkembang menjadi ruang sosial baru yang mempertemukan berbagai latar belakang profesi, budaya, usia, dan daerah dalam satu semangat persaudaraan....
Baca SelengkapnyaKecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
KesehatanKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
Baca SelengkapnyaOmo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
KesehatanTim Tribunnews menjajal langsung Omo X dalam sesi mini test ride di kawasan Summarecon Bogor, pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan menempuh rute sepanjang sekitar 3 kilometer. Di jalan mulus, suspensi double wishbone memberikan kenyamanan optimal, sementara saat melewati jalan bumpy, gravel, dan polisi tidur, handling motor ini terasa stabil....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Cinta Brian Tunggu Isyarat Gisella Soal Rencana Nikah
- Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
Artikel Terbaru
Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Kasihan Anak dari Meiza
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Antonio Blanco Jr Belajar Memanah untuk Serial Asmara Asrama
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Tautan Sahabat
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen