Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan2 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rwmspyacl.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
PendidikanBMKG merilis prakiraan cuaca terbaru yang menyebutkan hujan ringan diprediksi terjadi sejak pagi hingga malam hari di berbagai kawasan kota, mulai dari pusat pemerintahan hingga wilayah permukiman padat penduduk. Kondisi cuaca tersebut membuat masyarakat diimbau lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama pengguna kendaraan roda dua dan warga yang memiliki mobilitas tinggi....
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
PendidikanAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
Baca SelengkapnyaWaspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Pendidikandr. Andre, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Artikel Terbaru
2 Ibu Hamil Ditandu 4 Jam ke RS Akibat Jalan Rusak Polman
Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Tautan Sahabat
- Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
- Mobil Operasional Menggerus Arus Kas, Ini Solusinya
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- MAN RR4 Debut Busworld 2026, Gempur Segmen Bus Premium
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Geely Tambah Diler Baru, Target 80 Jaringan Akhir Tahun
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000