Lokasi: Gaya Hidup >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Gaya Hidup71 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rt6sgoj89.html
Artikel Terkait
Mourinho Pindah dari Atas Lapangan ke Ruang Ganti Madrid
Gaya HidupPelatih asal Portugal, Jose Mourinho, kembali membuktikan kapasitasnya di tengah sepak bola modern yang mengedepankan pendekatan taktikal. Ia setidaknya sudah memberikan bukti nyata selama menangani Benfica dalam satu setengah musim terakhir....
Baca SelengkapnyaCahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Gaya HidupIndustri kacamata pemblokir cahaya biru berkembang pesat karena tubuh manusia secara alami diprogram untuk bangun saat cahaya siang yang kaya. Para ilmuwan di University of Oxford menjelaskan bahwa cahaya yang masuk ke mata membantu menyinkronkan jam biologis tubuh dengan siklus terang-gelap alami siang dan malam....
Baca SelengkapnyaPemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Gaya HidupRumah sakit swasta dan pemerintah mulai meningkatkan investasi pada teknologi pencitraan medis Magnetic Resonance Imaging (MRI) berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini menghasilkan kualitas gambar lebih detail dan waktu pemeriksaan lebih efisien....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Artikel Terbaru
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Tautan Sahabat
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah