Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup86791 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rt315skca.html
Artikel Terkait
Bosnia Panggil 26 Pemain Piala Dunia 2026, Dzeko dan Rekan Idzes Masuk
Gaya HidupBosnia memaksimalkan kuota 26 pemain untuk berjuang dalam turnamen sepak bola empat tahunan ini. Dari sekian banyak nama yang dibawa, beberapa sosok populer masih cukup akrab bagi penggemar sepak bola....
Baca SelengkapnyaAmnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik
Gaya HidupChanatip menilai tuduhan "antek asing" sengaja diciptakan sebagai musuh imajiner agar masyarakat tidak percaya pada pihak kritis terhadap kebijakan pemerintah. "Menerima dana asing itu adalah hak fundamental masyarakat sipil untuk bergerak....
Baca SelengkapnyaPWI Solok Selatan Diserang OTK, Sahroni Sebut Teror Pers
Gaya HidupSahroni menyatakan aksi penyerangan terhadap insan pers merupakan bentuk teror yang diduga kuat berkaitan dengan upaya pihak tertentu membungkam pemberitaan. "Ini teror terhadap pers, polisi harus segera usut tuntas siapa dalangnya," kata politikus Partai NasDem itu kepada wartawan pada Rabu (20/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kolaborasi Band Rock dan Heri Santoso Bangkitkan Musik Daerah
- 9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
- Terdakwa Satelit Kemhan Bebas, Dilarang ke Luar Negeri
- Megawati dan Cak Imin Absen di Sidang Prabowo
- Sterling Gagal di Arsenal, Karier di Ujung Tanduk.
- BGN Minta Waspada Penipuan Modus Jual-Beli Lokasi SPPG
Artikel Terbaru
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Menlu Sugiono: Bajak Laut Somalia Hubungi Sandera WNI
Menhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
Gubernur BI Dipanggil Prabowo Bahas Rupiah Melemah
Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
Pelayanan Digital Kantor Imigrasi Palopo Capai 90 Persen
Tautan Sahabat
- 1,5 Juta Jemaah Tunaikan Haji di Tengah Perang
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Trump Murka Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- Gerakan 'Kecoak' Makin Santer di India
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS