Lokasi: Hikmah >>
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi
Hikmah19 Dilihat
RingkasanKunci jawaban IPS kelas 8 halaman 274 untuk soal Uji Kompetensi bagian pilihan ganda membahas kebijakan Jepang selama masa pendudukan di Indonesia. Pada soal nomor 9, siswa diminta menjawab tentang pengerahan tenaga rakyat yang sangat menyengsarakan oleh pemerintah pendudukan Jepang, yaitu romusha atau kerja paksa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-UJIAN-02.jpg)
Kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 274 untuk soal Uji Kompetensi bagian pilihan ganda membahas kebijakan Jepang selama masa pendudukan di Indonesia. Pada soal nomor 9, siswa diminta menjawab tentang pengerahan tenaga rakyat yang sangat menyengsarakan oleh pemerintah pendudukan Jepang, yaitu romusha atau kerja paksa. Sementara itu, soal nomor 10 menanyakan organisasi bentukan Jepang sebagai pengganti Gerakan 3A yang gagal mencapai tujuannya, yaitu Putera (Pusat Tenaga Rakyat).
Kunci jawaban ini dapat digunakan sebagai bahan belajar dan evaluasi setelah siswa mengerjakan soal secara mandiri. Materi tersebut mencakup dampak kebijakan Jepang seperti romusha yang menyebabkan penderitaan rakyat, serta upaya Jepang membentuk organisasi seperti Putera untuk memobilisasi dukungan. Dengan memahami jawaban ini, siswa diharapkan mampu mengidentifikasi bentuk eksploitasi dan propaganda selama masa pendudukan.
Pembahasan soal Uji Kompetensi IPS kelas 8 ini relevan untuk memperkuat pemahaman sejarah Indonesia di bawah penjajahan Jepang. Jawaban yang benar untuk nomor 9 adalah romusha, sedangkan untuk nomor 10 adalah Putera. Kedua jawaban ini mencerminkan realitas pahit kerja paksa dan strategi politik Jepang yang gagal, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi siswa dalam mempelajari dampak kolonialisme.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rq7sqquyl.html
Artikel Terkait
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Hikmahdr. Andre, Sp....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaSMAN 1 Pontianak Minta Maaf, Tolak Final LCC MPR
HikmahSMAN 1 Pontianak memastikan tidak akan mengikuti final ulang LCC Empat Pilar MPR setelah sebelumnya memprotes hasil lomba. Pihak sekolah melalui pernyataan resmi menegaskan bahwa protes yang dilayangkan bukan bertujuan menjatuhkan kredibilitas lembaga manapun....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaBCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
HikmahPT Bank Central Asia Tbk (BCA) membuka lowongan magang untuk posisi Frontliner dan CS PEMOL (Customer Service Pembukaan Online) dengan periode pendaftaran hingga 31 Desember 2026. Frontliner bertugas melayani serta memberikan solusi perbankan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah secara langsung di kantor cabang....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
- Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
- BNPB Peringatkan Warga Waspada Bencana Musim Pancaroba
- Kualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
- Lima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
Artikel Terbaru
Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
BNI dan PBSI Sukses Antarkan Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
Dede Sunandar Bongkar Kedekatan Karen dengan Teman Game
Gubernur BI Didemo Anggota DPR Minta Mundur Imbas Rupiah
Tautan Sahabat
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat