Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hikmah1713 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/romylqdtm.html
Artikel Terkait
Drawing Singapore Open 2026: Jojo, Fajar/Rian, Tiwi/Fadia Bertanding
HikmahIndonesia hanya menurunkan sembilan wakil pada turnamen Singapore Open 2025 yang akan memanaskan persaingan di Singapura. Sejumlah atlet Indonesia menempati status unggulan, yaitu Jonatan Christie (unggulan 5), Putri Kusuma Wardani (unggulan 5), Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (unggulan 3), serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (unggulan 6)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaUbed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
HikmahPebulutangkis jebolan PB Djarum itu mengaku performanya di lapangan tidak sesuai ekspektasi meski sudah melakukan persiapan matang. "Permainannya sangat di luar dugaan saya karena dari awal sepertinya saya sudah siap, tapi di lapangan tidak bisa sesuai dengan ekspektasi yang saya mau," ujarnya....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaJakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
HikmahSorotan tertuju kepada kekuatan tim-tim yang akan bertanding di ajang voli bergengsi. Bardia Saadat asal Iran memutuskan mundur karena mengalami cedera, sementara Mozic dan Simon merupakan penggawa aktif di timnas negaranya masing-masing yang juga berlaga di kejuaraan tersebut....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rian/Rahmat Kalah dari Unggulan Jepang di Malaysia Masters
- David Franico Pimpin PERBASASI DKI, Target PON XXII
- Cavaliers Hajar Pistons, Lolos ke Final Wilayah Timur
- Hammer Fight Series 3 Cetak Rekor 125 Pertandingan Sehari
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- Persaingan Men Elite Indonesian Downhill 2026 Diprediksi Panas
Artikel Terbaru
Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
Atlet Muda Dinov Siap Berlaga di YOG Dakar 2026
Jannik Sinner, Djokovic, Zverev Raih Keuntungan di Roland Garros 2026
Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Masuk
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
Tautan Sahabat
- Noel Ebenezer Terjerat Kasus Pemerasan K3, Harap Selesai
- Pemerintah Bergerak Bebaskan WNI Usai Kapal Disergap Israel
- Sahroni Minta Polda Metro Bongkar Dalang Penadah Motor Ilegal
- Komnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
- Jokowi Ikut Yoga 5 Menit di Depan Rumah Heboh
- Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP
- Serka M Nasir Dituntut 12 Tahun Penjara dan Dipecat
- Lelang Harley Davidson Rajo Emirsyah Capai Rp87 Juta
- Bareskrim Periksa 40 WNA Pelaku Judol Hayam Wuruk
- Prabowo Tegas Berantas Korupsi Sejalan Supremasi Hukum