Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Bisnis72 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/risanu717.html
Sebelumnya: Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Berikutnya: Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
Artikel Terkait
Bagnaia Gagal, Martin Bawa Aprilia Cetak Sejarah MotoGP Prancis
BisnisMarco Bezzecchi nyaris sempurna menjalani balapan di Le Mans kali ini. Sayangnya ketika memasuki 3 lap terakhir, Bezzecchi gagal mempertahankan posisi pertama yang ia genggam sejak awal balapan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaHarta Menteri Terkaya Kedua Kabinet Prabowo Naik Rp500 M
BisnisHarta kekayaan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono naik hingga Rp500 miliar dalam kurun waktu setahun. Trenggono tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp2....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTujuh Jenazah WNI Korban Kapal Karam Dipulangkan
BisnisSebanyak 37 Warga Negara Indonesia (WNI) masih menjalani pemeriksaan setelah kapal tradisional yang mengangkut mereka diduga berlayar menuju Malaysia secara ilegal untuk tujuan bekerja. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) melalui pernyataan Heni telah mengirimkan tim untuk menelusuri keluarga korban yang diduga berasal dari Sumatera Utara....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa, Hujan Ringan di Semarang
- Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Papua Tengah 15 Mei 2026
- Ducati Konfirmasi Tak Cari Pengganti Marc Marquez
- Kemenkes Peringatkan Demam Usai Bepergian dari Afrika
Artikel Terbaru
KTT Trump-Xi tanpa wanita menuai kritik maskulin
Prabowo Hadiri Paripurna DPR, Satukan Pandangan Ekonomi
KBPP Polri Audiensi dengan Kapolri Bahas Munas VI 2026
Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun, Vonis Chromebook Dibacakan
Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
JNE Kecam Pembegalan Kurir, Apresiasi Ksatria di Bandung
Tautan Sahabat
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus