Lokasi: Gaya Hidup >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Gaya Hidup648 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/reqwbzadk.html
Artikel Terkait
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
Gaya HidupBorussia Monchengladbach mengakhiri musim Liga Jerman 2023/2024 dengan kemenangan telak 4-0 atas Hoffenheim di Borussia Park pada laga pekan terakhir, Sabtu (18/5/2024). Hugo Bolin membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-13, disusul gol Haris Tabakovic pada menit ke-22 yang membawa Monchengladbach unggul 2-0 di babak pertama....
Baca SelengkapnyaKetahanan Energi Nasional Kunci Stabilitas dan Kemandirian Indonesia
Gaya HidupYudha menyampaikan pernyataan tersebut dalam Webinar Literasi Digital bertajuk “Ketahanan Energi” yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia bersama Komisi I DPR RI di Studio Cikajang, Jakarta Selatan, pada Rabu (20/5/2026). “Ketahanan energi bukan hanya soal pasokan listrik atau bahan bakar, tetapi menyangkut masa depan pembangunan nasional, stabilitas ekonomi, kesejahteraan rakyat, hingga daya saing Indonesia di tingkat global,” kata Yudha....
Baca SelengkapnyaPrabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi dan Fiskal di DPR Hari Ini
Gaya HidupPresiden Prabowo akan menyampaikan langsung kerangka dan kebijakan ekonomi pemerintah dalam rapat paripurna DPR RI yang digelar pukul 10. 00 WIB hari ini....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Tuntutan 128 Halaman untuk 3 TNI Pembunuh Kacab Bank BUMN
- Rupiah Tembus Rp 17.845, DPR Cecar Gubernur BI
- Sahroni Minta Polda Metro Bongkar Dalang Penadah Motor Ilegal
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Serka Frengky Dituntut 4 Tahun, Surat Kopassus Diserahkan
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Petir Hari Ini
KPK Bongkar Alasan Kasus Haji Yaqut Tak Kunjung Disidang
Penegakan Hukum Profesional Berkeadilan Diingatkan Anggota DPR
9 WNI Bebas dari Israel, Menuju Istanbul dan Pulang
Prakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
9 WNI Dipukul dan Disetrum Zionis, Kini Bebas
Tautan Sahabat
- Polisi Ungkap Motif Mantan Sopir Bakar Mobil Istri Kades
- Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
- Dua Ibu Tangis, Relawan Indonesia Dicegat Israel
- Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
- TNI Perbaiki Rumah Reot Sandi Sekuriti Cilegon
- Ibunda As'ad Aras Akui Firasat Buruk Sebelum Penangkapan
- Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak
- Main Game Berujung Siswa SMP Singkawang Pecah Tempurung Kepala
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
- Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang